Sabtu, 21 Januari 2017

Demi Warisan, Kakak Kandung Tega Bunuh Murni Mahasiswi UMJ

Tidak ada yang menyangka ada yang tega berbuat jahat pada Murniati pembunuhan yang dilakukan pelaku pada Murni rasanya tidak masuk akal karena Murni selama ini diketahui merupakan sosok yang baik ramah dan tidak memiliki masalah dengan orang lain, yang lebih mengagetkan lagi saat polisi akhirnya berhasil mengungkap siapa pembunuh Murni yang tidak lain adalah kakak kandungnya sendiri
Tidak ada yang menyangka ada yang tega berbuat jahat pada Murniati, pembunuhan yang dilakukan pelaku pada Murni rasanya tidak masuk akal karena Murni selama ini diketahui merupakan sosok yang baik ramah dan tidak memiliki masalah dengan orang lain, yang lebih mengagetkan lagi saat polisi akhirnya berhasil mengungkap siapa pembunuh Murni yang tidak lain adalah kakak kandungnya sendiri AR.

Bukan hanya keluarga tetangga yang mengenal keluarga ini pun dibuat terkejut tidak percaya jika kakak korban lah sosok dibalik kematian Murni.

"almarhumah itu orangnya supel, murah senyum terus ya menyapalah sering menyapa, saya sih ya tidak percaya lah kalau abangnya sendiri ya, kok sampai tega gitu ya tidak habis pikir sama adik kandungnya sendiri padahal itu sebelumnya itu sayang lah sama adiknya itu sayang. Sampai merinding saya begitu baca majalah pagi-pagi pas saya cuci mobil di belakang kantor itu saya merinding saya nangis saya. Selama yang saya alami itu selalu baik rukun gituh" ujar Slamet Tetangga Korban

Meski telah mengerucutkan dugaan tersangka pada kakak korban, Polisi masih menyelidiki motif pelaku melakukan pembunuhan sadis dengan menggelar olah TKP hari ini.

"ya tentunya ini nanti kita masih mendalami ya mendalami beberapa saksi ya beberapa saksi kemungkinan apakah ada yang mempunyai potensi tersangka baru kita lakukan pendalaman yang terpenting bahwa hari ini akan dilakukan olah TKP kembali" ucap Kombes Agro Yuwono Kabid Humas Polda Metro Jaya

Untuk sementara Polisi menduga kasus pembunuhan ini karena persoalan warisan, kesimpulan sementara ini di dapat dari sejumlah petunjuk di antaranya barang-barang berharga Murni yang tidak hilang dan kecurigaan pelaku merupakan orang dekat korban yang memiliki duplikat kunci rumah lantaran tidak ditemukan kerusakan di rumah dan pintu rumah tetap terkunci.

AR kakak kandung Murni yang kini telah di tetapkan menjadi tersangka juga sempat menolak otopsi pada jenazah Murni dengan alasan tidak ingin repot dan ingin jenazah segera dimakamkan di kampung halamannya di Garut namun sang ibu justru diam-diam menyetujui otopsi jasad putrinya yang kemudian menjadi pelengkap petunjuk kematian korban.

Murni ditemukan tewas di kamarnya Selasa dini hari dengan luka di bagian mulut dan kepala setelah tetangga mendengar kegaduhan dari kamar korban.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar